the decoration

My Wedding Decor with Dendy Decoration

I’m gonna give you some picture of my wedding decoration which I really-really-really love!

Setelah malam midodareni selesai, gue bersama sahabat gue, Risda, langsung meluncur ke IPB Convention Hotel. Kita langsung nginep ke sana biar istirahat gue pules dan besok ngga deg-degan takut telat, macet, dsb. Tapi, ternyata malem itu kita ngga bisa istirahat dong. Malem itu kita bachelorette party dengan cerita-cerita semaleman daaaaannnnn…..nyekrekin souvenir gue sebanyak 1000 biji!!!

Seriously.

Souvenir nikahan gue adalah kipas yang dikemas dalam paperbag cantik. Di paperbag itu ada talinya dan rencananya thank you card-nya mau dicekrekin di tali itu. Yang mana pastinya ngga bisa dilakuin sebelum itu souvenir diberesin dan dimasukkin ke kardus. Bisa mbrodol semua dong. Akhirnya malem itu ya si calon penganten wanita dan sahabatnya yang nyekrekin thank you card satu-satu ke tali souvenir. Rempong to the max! Apalagi kalo nyekrek harus passs banget kalo ngga bisa lepas lagi itu kartu. Kita baru selesei sekitar jam 2 pagi. Selamat datang mata panda! Semoga besok pagi Tante Ely bisa sakti mandraguna menyulap gue yang kaya gundukan sampah jadi bidadari. Pleaseeee….

Tadinya sih, gue pengennya ngeliat proses dekorasi yang bakal mulai loading jam 12 malem. Tapi apadaya ada 1000 kartu yang harus gue cekrek ke tali-tali tipis. Abis cekrek-menyekrek selesei, kita tidur dan bangun jam 6 pagi.

THIS IS MY WEDDING DAY!

Damn. Ngga percaya gue kalo hari ini gue bakal kawin. Kawiiiiinnnnn. Jadi istri orang. Huahahahaha.

Gue langsung ngebangunin Risda dengan gencar….untuk nyelesein nyekrek souvenir sekardus lagi. Hahaha. Never ending nyekrek.

Abis itu baru gue dan Risda ke ballroom. Gue tau nikahan gue baru akan mulai sore (akadnya). Tapi penasaran kira-kira ballroom-nya udah kaya apa yaaa. Dekornya udah sampe mana yaa..

And here they are. My wedding decor. I love every part of it. They are exactly what I want and what I said to Pak Dendy. I heart you, Pak Dendy! Dirimu ngga kalah sama semua dekor mihil-mihil yang belaguh ituuuuu. Aku padamu laaaaaaah!

area penerima tamu dan wedding gate

area penerima tamu dan wedding gate

Wedding gate dalam bentuk pergola kayu. Gue emang minta yang nuansa tradisionalnya kental. Gue minta banyak elemen kayu di dekornya. Warna bunga gue minta cuma mawar putih dan peach aja.

pergola kayu tradisional cantik dalam ballroom

wedding entrance pergola kayu tradisional cantik dalam ballroom

The wedding entrance. Di situ ada meja untuk mini photo gallery yang mana adalah foto-foto prewedding kita. Di meja itu juga ditaburi kelopak-kelopak mawar putih. Lovely!

our prewedding photo just beside the wedding entrance

our prewedding photo just beside the wedding entrance

another prewedding photo

another prewedding photo

Our prewedding photos. I looked good there ya? Hehehe..

dekorasi akad nikah

dekorasi akad nikah

meja akad nikah

meja akad nikah

Dekorasi akad nikah. Untuk kursi ‘tokoh-tokoh utama’ alias kedua pengantin, bapak CPW, penghulu, kedua saksi, dan penasihat pernikahan gue dikasih Pak Dendy kursi kayu antik dengan hiasan bunga yang super cantik..

dekorasi area VIP dan keluarga

dekorasi area VIP dan keluarga

VIP table

VIP table and buffet

Untuk dekorasi area VIP dan keluarga tetap berwarna putih dan ada nuansa emas biar keliatan sedikit ‘beda’.

regular buffet

regular buffet

traditional buffet

traditional buffet

Untuk buffet, gue emang minta untuk ada 2 jenis buffet. Buffet regular (yang isinya nasi putih, nasi goreng, dkk) dan buffet tradisional yang isinya…mmm…apa ya isinya? Pokoke makanan tradisional deh, hehehe.

snack buffet

snack buffet

beverages buffet

beverages buffet

dekor gubukan

dekor gubukan

Buffet snack, buffet minuman, dan dekor gubukan. Tentunya tetep pake sentuhan tradisional semuanya.

bunga meja penerima tamu

bunga meja penerima tamu

the bride's bouquet

the bride’s bouquet

Lovely flowers. I love them. Love. Love. Love.

Naaah, gue udah mengulas tentang dekor gue nih. Semoga kalo mood muncul lagi gue bisa ngulas yang lainnya. Amin.

Dekor-dekoran…

Makan siangnya udah selesaaaai…

Sebenernya ngga makan siang sih. Thanks to bekel dari mama, gue masih cukup kenyang dan cukup ngemil lagi aja. Kalo ngemil sebenernya belum kenyang dong? Ya pokoke begitulaah..

Kemarin (Minggu) akhirnya gue ketemu sama Pak Dedy, setelah gagal mau ketemuan Sabtunya. Kita janjian di rumah kakaknya di daerah Bangbarung. Basically sih ngomongin konsep dekorasi yang gue mau. Yang mana ngga berubah juga dari terakhir kali gue ketemu dia, yaitu sekitar 5 bulan yang lalu.

Kira-kira begini dekor gue…

Pelaminan

model gebyok_4Kira-kira kaya begini yang gue mau. Pelaminan gebyok cokelat dengan nuansa bunga putih dan salem/peach. Gue emang cuma mau dua warna itu aja, biar ngga terlalu rame. Yang jelas gue pesen Pak Dendy untuk ngerenggangin jarak kursi pelaminan mempelai sama orang tua, biar ngga kesannya numpuk di tengah, biar kesannya pelaminannya gede gituu, hehe.

Buat mini garden di depan pelaminan, gue order yang simpel dan minimalis aja. Gue ngga terlalu concern ke masalah mini garden. Percaya aja deh ke Pak Dendy *fingers crossed*.
Standing Flower
standing flower_5
standing flower_4
standing flower_3
standing flower_2
Ini yang aku mauuu.. standing flower yang ada lampu antiknya gitu, biar kesannya makin njawani banget, hehe. Gue juga pesen bunga mawar putih dan salem/peach, tetep sesuai temanya. Pak Dendy alhamdulillah menyanggupi. Yang banyak dan seger ya pak bunganyaaa..
Area VIP dan Keluarga
pagar vip dan keluarga
Untuk area VIP dan keluarga, kata Pak Dendy biasanya catering yang atur. So, dia akan koordinasi dulu sama Mbak Nina. Yang jelas gue sih maunya pager yang minimalis gitu, biar ngga terlalu rame kesannya.
Pergola/Wedding Gate
pergola kayu_1
Buat pergola/wedding gate, gue mau nuansa kayu biar cocok sama pelaminan dan tema keseluruhannya. Gue juga minta ada lampu antik yang ngegantung. Pak Dendy katanya bisaaa, semoga bagus ya jadinyaaa..
Big Screen
big screen_1
Untuk frame big screen, gue lagi-lagi pasrah mau dibuat kaya gimana sama Pak Dendy. Yang penting bagus dan sesuai tema ajalah. Sampe di sini gue merasa sebagai calon manten yang mudah pasrah dan berserah, hahaha.
Entertainment Stage
entertainment_1
Kata Pak Dendy sih masalah entertainment stage itu dari IICC apa Mas Sony gitu. Gue kurang paham deh, nanti coba nanya lagi. Tapi kalau ada, gue maunya yang simpel aja, kaya di atas gitu bolehlaaah..
Area Penerima Tamu
penerima tamu_2
penerima tamu
Untuk area penerima tamu juga gue pasrahin ke Pak Dendy, dibuat yang cocok dan bagus ajalaah. Buat gue sih yang penting masuk tema dan bagus. Ngga bawel sayanyaaa..
Photo Gallery
photobooth decoration
Ini juga area yang akan berfungsi sebagai background dari Moments To Go. Kalo di sini gue lumayan concern. Gue pesen buat pake nuansa jawa banget dan ada gunungan macem gitu. Ini gue ambil contoh dari Mawar Prada dan kayanya Pak Dendy cukup familiar sama Mawar Prada.
Apalagi yaa? Kayanya itu dulu deh. Gue juga masih mau minta layout ke Pak Dendy. Semoga jadinya bagus dan cocok yaaa.
Udah Maret. Musti banyak berdoa….dan pasrah.
Ciao.

Wedding Updates

The last time I wrote about the wedding preparation is around October, if I’m not mistaken. So let’s recheck what we’ve done in around 5 months….

The Venue

Alhamdulillah. Everything seems well and smooth in venue thingy. We finally decide to book the third ballroom, consider the number of guest we invite. We’ll invite around 800-1000 invitation (still negotiating with my daddy) and it’ll make the guest around 1600-2000 people.

The Decoration

I finally met Pak Dendy again yesterday and talking about the wedding decoration and concept. I think my concept hasn’t change from the last several months. I still want a javanese-simply-but-glamourous concept. Still want wood element and ethnic atmosphere. And since the IICC’s carpet is already sooo fully patterned, I want just two extras colors in the wedding (beside the wood color, of course). I want white and peach roses.

The Catering

I still hadn’t have a chance to meet Mbak Nina again and sadly when we met Mas Sony, we heard that Bu Rosa has passed away. She seemed sick the last time we met her. This become a note that me and my mommy should pay a visit to Mbak Nina soon, to arrange the menu and give our condolences.

The Documentation

Mas Sony is been very-very-very helpful and cooperative. Thank God we tie a deal with him a long ago. In fact we made a deal with him when we still have a wedding plan at Royal Hotel. Fortunately Mas Sony is also a partner at IICC, so we don’t have to find another vendor.

The Entertainment

IICC also has partners in entertainment. I didn’t see Sony Entertainment on the brochure I got from Bu Inne. But fortunately my friend told me that she also use Sony Entertainment and Mas Sony will pay the charge etc to IICC. We made a deal to use the accoustic entertainment (vocal, grand piano, saxophone, bass, and…..I don’t remember, haha). We get a good deal and great price. Yeay!

The Invitation

My invitations are done last week! I loooove them. The design and everything are all I want. But I haven’t check them one by one, since their color are off white and I’ll give them dirt and stain. I’ll check them when I put the name label then.

The Dukun Manten

Tante Ely is been veryyy helpful. She give many advice to us and have teach us how to do sungkeman. We still have to do some fitting and finalize the wedding costume. I’ll do that later, hemm…

The Souvenir

Beside Moments To Go, we also will give another souvenir for the guests. My mommy told me to find kipas spanyol, which my daddy and Abi not too agree because of the noisy pattern. My daddy and Abi both prefer kipas cendana, which more njawani for them. Last weekend, me and Abi finally pay a visit to Pasar Mester Jatinegara. After fighting the bad traffic jam (everywhere!), get loss because of tukang bajaj, and we finally get (and agree) what we want with the price and packaging we want. Yeay again!

What else what else what else?

I’ll update some again soon. It’s lunch time and I have to do my stomach duty.

Ciao.

Price List: Puade Decoration

Halloooo…

Untuk price list dari Puade ini dibuat khusus untuk gue. Dalam artian Puade ngga punya standar price list yang pakem. Jadi ini lebih ke kaya penawaran dari hasil diskusi maunya kita kaya gimana. Ini penawaran yang dibuat waktu gue masih rencana pake Royal yaa…

Biaya: 20 juta

– pelaminan gebyok tradisional

– 1 set kursi pelaminan

– taman depan pelaminan

– 4 buah standing flowers untuk pelaminan

– 8 buah standing flowers untuk jalan menuju pelaminan

1 buah wedding gate

– 1 dekorasi panggung musik

– 1 frame big screen

– 1 background walk of fame photobooth

– 4 buah standing angpao

– 1 set janur

– bonus: handboquet

Untuk masalah harga, Puade ini banyak yang bilang paling bersahabat dan enak dinego. Gue sendiri baru sampe tahap minta penawaran ya dan ini belum gue nego lagi. Again, maaf gue males buat upload foto contoh dekorasi dari Puade, hihi.

Semoga membantu yaaa…

Price List: Tyas Decoration

Cukup sedih ngga bisa jadi pake dekornya Tyas yang lucu-lucu itu. Ini gue punya price list-nya untuk dekorasi di venues area Bogor. Semoga berguna buat yang butuh.

 

Gedung Kapasitas < 500 orang (Ismunadji, Seda Kencana, YPHB, Wisma Endhi): 12.5 juta

– pelaminan modern/tradisional

– 1 set kursi pelaminan

3 standing flowers

– 1 mini garden

– 1 pagar VIP

– 4 standing flowers menuju pelaminan

– 1 wedding gate

– 1 dekorasi panggung musik

– 2 meja penerima tamu

– 2 standing angpao

– 2 janur

 

Gedung Kapasitas 500-1000 orang (Marcopolo, Pasca Panen, Dewi Sartika, Bale Binarum, Surya Kencana): 16 juta

– 1 pelaminan modern/tradisional

– 1 set kursi pelaminan

– 3 standing flowers

– 1 mini garden

– 1 pagar VIP

– 6 standing flowers

– 1 wedding gate

– 1 dekorasi panggung musik

– 2 meja penerima tamu

– 2 standing angpao

– 1 entrance gate

– 2 janur

 

Gedung Kapasitas 500-1000 orang (Biotrop, Harmony Orchid, Andalusia): 18 juta

– 1 pelaminan modern/tradisional

– 1 set kursi pelaminan

– 3 standing flowers

– 1 mini garden

– 1 pagar VIP

– 8 standing flowers

– 1 wedding gate

– 1 dekorasi panggung musik

– 3-4 meja penerima tamu

– 4 standing angpao

– 1 entrance gate

– 2 janur

 

Gedung Kapasitas >1000 orang (Harmony Yasmin, Braja Mustika, Tegar Beriman): 22.5 juta

– 1 pelaminan modern/tradisional

– 1 set kursi pelaminan

– 5 standing flowers

– 1 mini garden

– 1 pagar VIP

– 10 standing flowers

– 1 wedding gate

– 1 dekorasi panggung musik

– 3-4 meja penerima tamu

– 4 standing angpao

– 1 entrance gate

– 2 janur

 

Buat foto-foto contoh dekor dari Tyas Decoration sudah pernah gue upload di post sebelumnya yang entah kapan yaa hahaha (edisi males).

 

Semoga membantu yaaa…

 

 

Tyas Decoration

Helloooo..

Kemaren udah survey ke Puade yaa. Tapi berhubung sini adalah bridezilla rewel yang banyak maunya, pencarian sepertinya masih harus dilakukan lagi.

Selain survey on the spot ke Puade, gue juga coba email-emailan sama beberapa vendor dekor yang kabarnya harganya rendah hati (ini harus!). Ada Marbel Decoration yang ternyata juga harganya start from 18 juta. Hmm sepertinya emang mau nyari dekor di harga kurang dari 15 juta susyeh ya? Gue akhirnya menaikkan budget dekor jadi 20 juta. Sekarang tinggal cari mana vendor yang paling cocok dan sreg portofolio dekornya.

Kalo Marbel gimana? Dari beberapa contoh dekor kok gue masih kurang sreg ya? Huahaha. Ya kaya kurang tradisional sama terlalu ‘sepi’. Emang fix gue ini rewel banget.

So, I keep on browsing through the internet. Akhirnya gue menemukan nama Tyas Decoration.  Wah namanya sama kaya mama gue! *penting banget* Gue akhirnya kontak sama nomer yang ada dan langsung terhubung sama pemiliknya yaitu Tante Lia. Gue janjian langsung mau ketemu di rumahnya di daerah Marcopolo, Bukit Cimanggu City. Wah deket nih sama rumah gue. Okelah kita ke sana.

Ternyata pemirsah, walaupun sejak TK udah tinggal di Bogor dan Marcopolo ini cumam tinggal ngglundung dari komplek gue….gue tetep nyasar aja dong di dalemnya. Huahaha. Untung ada segerombolah tukang ojek yang mau berbaik hati menganter mbak-mbak cantik ini ke rumahnua Tante Lia.

Sampe rumahnya dan ketemu Tante Lia, gue langsung disuguhi contoh-contoh hasil dekornya. Walaupun Tyas ini belum pernah tampil di Royal, tapi kok gue lebih sreg ya sama hasil dekornya? Kayanya juga banyak foto hasil dekor yang gue comot di internet itu ternyata punyanya Tyas. Hehe.

Yasudah abis ngomong-ngomong spesifikasi sama detail dekor dan (kurang lebih) saling ngerti apa yang dimaksud, kita ngomongin harga. Ternyata harganya Tyas ini cukup oke. Bisa dibilang di atas budget gue sedikiiit tapi Insya Allah gue puas sama hasilnya dan sesuai selera gue. Maka gue mengeluarkan kemampuan mulut uler nego gue dan harganya jadi bisa turun lagi. Cihuy!

Berhubung udah sore dan bridezilla laper, maka gue pamit pulang. Tante Lia janji kirim SPK dan foto-foto contoh dekor segera. Malemnya langsung gue terima email dari Tante Lia. Ada layout, SPK, sama beberapa contoh dekor yang tadi udah diomongin.

Beberapa hari kemudian gue mengajak bu menteri keuangan (baca: mama) ke Tyas dan Alhamdulillah doi juga cocok. Langsunglah DP buat iket tanggal. Sistem pembayarannya juga diomongin dan alhamdulillah Tante Lia cukup fleksibel.

Jadinyaaa vendor dekor juga udah fix Insya Allah. Horreeyyy!

Ini beberapa contoh dekor dari Tyas Decoration yaa. Kalo mau liat yang banyak search aja Tyas Decoration di Facebook.

image

image

image

Tyas Decoration
Marcopolo, Bukit Cimanggu City
0818 0734 2887 (Tante Lia)

Puade Decoration

Survey vendor dekor pertamaaaa!

Dari hasil browsing banyak yang recommend Puade ini. Katanya sih ini induknya para vendor dekor di Bogor. Katanya juga ini harganya paling bersahabat. Yasudaah, mari kita berkunjung.

Dari info yang gue dapet, lokasi Puade ada di deketnya RS Atang Sendjaya (ATS). Itu bisalah ngglundung dari rumah gue. Begitu ke sana ternyata Puade itu pas di sisi sebelah kirinya ATS. Gampang kok nyarinya ngga pake mblusuk.

Di sana gue ketemu sama Tante Soraya dan anaknya….yang gue lupa namanya. Di situ yang diomongin sih gimana konsep dekor yang gue mau. Ya gue jelasinlah pengennya yang tradisional, pake pelaminan gebyok, blablabla kaya yang gue tulis di post sebelumnya. Ngga lupa Tante Soraya nanya di mana venue gue dan tanggal berapa rencananya.

Surprisingly Puade udah pernah tampil di Royal lho. Padahal kayanya info nikahan di Royal itu minim banget di internet. Kayanya ngga termasuk venue yang populer, mbuh knopo.

Ngga lama ngobrol, dateng mbak-mbak sama bapak ibunya. Dia calon pengantem buat acara minggu depan di Yasmin Harmony. Berhubung acara gue masih lama dan ini baru dalam rangka survey, gue mempersilahkan si mbak mengambil alih si tante. Sementara gue asik liat hasil dekor Puade di laptop.

Ini ada beberapa contoh dekor Puade:

image

image

image

image

image

image

Ini dekornya Puade di Royal:

image

image

image

image

image

image

image

Gimana dekornya? Menurut gue cukup oke ya? Tapi entah kenapa kok ada apaaa gitu yang kurang sreg di hati. Padahal itu ada contoh pelaminan yang kurang lebih kaya maunya gue, yang model gazebo gitu. Udah gitu juga ada standing flower di lampu antik kaya kepengenanku.

Buat yang dekor di Royal juga kok kurang sreg yaa? Tapi emang sih katanya pengantennya waktu itu bule dan tipe wedding mereka private party yang pengantennya ngga diem di pelaminan, tapi ngiter ke mana-mana.

Berhubung udah ngerasa cukup dapet info, gue akhirnya pamit dan Tante Soraya janji kirimin paket lewat email. Beberapa hari kemudian gue terima email paket dari Tante Soraya. Kurang lebih begini isinya:

Penawaran paket 20 juta:
– pelaminan gebyok tradisional dengan 4 standing flower dan mini garden
– 8 standing flower untuk jalan
wedding gate
background photobooth
– frame LCD screen
– wedding entertainment stage
standing angpao 4 buah
– janur 1 set
– bonus: hand bouquet

Hmm, gimana? Sedikit di atas ekspektasi gue sih. Gue ekspektasi di bawah 20 juta apalagi dengan kabar kalo Puade itu termurah di Bogor. Mungkin harganya masih bisa nego lagi sih. Tapi saat itu yang gue lakukan bukannya nego, tapi malah coba cari vendor dekor lain. Itung-itung buat ngebandingin harga kan yaa. Kalo jodoh toh balik lagi. Hihi.

Jadinyahhh pencarian vendor dekorasi gue masih lanjutsssss.