Trying to conceive: 2nd month, May 2014

Hello agaaaain…

Mood nulis lagi muncul *tumben* so, mari kita nulis sebelum mood-nya ilang lagi.

Seperti yang udah gue bilang sebelumnya, bulan pertama nikah gue masih belum pengen punya anak dan gue masih konsumsi pil KB. Dan seperti yang udah gue bilang, by the end of April 2014, gue akhirnya memutuskan untuk berhenti minum pil. Let’s try conceiving. Gue pikir semuanya akan gampang. Lepas pil, tembak, jadi. Ternyata ngga sesimpel itu perjuangan yang harus gue lewatin biar bisa punya baby. Of course, gue ngga bodoh banget untuk ngira kemungkinan gue langsung hamil di bulan pertama lepas kontrasepsi adalah 100%. Have I told you before that I’m a doctor? Dokter murtad tapiiii, alias ngga praktek, hahaha.

Gue tau kalo setelah lo lepas pil KB, ada kemungkinan kalo onderdil lo butuh adaptasi buat kembali siap tancep seperti sediakala. Ada yang bisa langsung, ada yang butuh 3 bulan, 6 bulan, setaun, etc. Call me an optimist. Tapi gue dulu berpikir kalo gue akan jadi one of the lucky one yang langsung bisa tekdung setelah lepas pil. Well, turn out…unfortunately, I’m not.

Gue lepas minum pil begitu gue menstruasi di tanggal 30 April. Abis itu blas ngga minum….dan sekitar 2 minggu kemudian (tengah Mei berarti?) gue menstruasi lagi. Pertanda siklus gue ngaco abis lepas pil? I don’t know. Gue ngga terlalu mikirin dan berasumsi macem-macem. Mungkin hormon gue kacau sebentar (I wish) dan akan segera balik normal.

*finger crossed* *finger crossed* *finger crossed*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s